...”Sebab itu tempuhlah jalan orang baik, dan peliharalah jalan-jalan orang benar.”…Amsal 2:20
Kita harus berhenti berbuat jahat, supaya dapat belajar berbuat baik… Ada yang harus diperhatikan.
Pelitanusantara.com | Sungguh bijaksana apabila kita menempuh jalan yang benar itu, meminta jalan lama yang baik itu dan berjalan di dalamnya bacalah Yer. 6:16…”Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau menempuhnya!”
Ibr. 6:12…”agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah”
Ibrani 12:1 …Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.”
Oleh karena itu janganlah kita sekadar menempuhnya untuk beberapa waktu, tetapi biarlah kita senantiasa berjaga-jaga untuk tetap menjalaninya dan tidak pernah keluar darinya.
Jalan-jalan orang benar adalah jalan kehidupan yang telah dan akan tetap ditempuh semua orang yang bijaksana. Kita bukan saja harus memilih jalan kita secara umum dengan mengikuti teladan baik orang-orang yang dikasihi Allah, tetapi juga mengambil petunjuk darinya dalam memilih jalan kita secara khusus. Amatilah jalurnya, dan ikutilah jejak langkah mereka. Di sini diberikan dua alasan mengapa kita harus memilih seperti itu
> Kepribadian mereka: Orang jujurlah akan mendiami tanah dengan damai dan tenteram sepanjang umur hidup mereka. Kelurusan hati mereka turut berperan dalam menciptakan keadaan itu, membuat mereka berhak menerima perkenan Allah yang istimewa.
Keluarga mereka: Orang yang tak bercelalah, melalui keturunan mereka, akan tetap tinggal di situ. Mereka akan berdiam dan tetap tinggal di Kanaan sorgawi sampai selamanya, sementara Kanaan duniawi hanya merupakan pelambang belaka…Biarlah di hari-hari ini kita mengambil komitmen untuk memenuhi kehendak-Nya…Tuhan Yesus memberkati.
Pdt.Ricardo Rj Palijama Sekretaris BM EMC
