
Pelitanusantara.com | Suara Kebenaran Injil Hari Ini | Nehemia 2:3, Jawabku kepada raja: “Hiduplah raja untuk selamanya! Bagaimana mukaku tidak akan muram, kalau kota, tempat pekuburan nenek moyangku, telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya habis dimakan api?”
*ANDALKAN TUHAN LALU KERJAKAN BAGIAN KITA*
Doa penuh keprihatinan bagi bangsanya diakhiri dengan suatu permohonan yang spesifik ‘biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini’ (Nehemia 1:11).
Melalui pergumulannya selama 3-4 bulan setelah menerima berita dari Hanani, Nehemia dipanggil dan diyakinkan oleh Tuhan bahwa ia sendiri yang harus bekerja untuk menyelesaikan masalah di Yerusalem. Nehemia yang harus membe-ranikan diri berbicara kepada raja yang dapat menghukum mati dirinya. Ia takut (Nehemia 2b) tetapi sadar bahwa Tuhan berdaulat dan sanggup mempengaruhi hati orang yang tidak beriman sekalipun dan mengabulkan doa Nehemia agar ia mendapat belas kasihan (Nehemia 1:11).
Setelah mendapat perhatian raja karena mukanya yang muram, Nehemia membe-berkan masalahnya. Ia tetap sadar bahwa ia sangat membutuhkan Tuhan, terbukti dalam doanya yang kilat (Nehemia 2:4) yang dipanjatkannya dalam detik-detik antara: pertanyaan raja ‘jadi, apa yang kau inginkan’ dan jawaban Nehemia. Yang sangat mengesankan adalah persiapan Nehemia yang matang seperti keamanan dalam perjalanan, kebutuhan akan kayu untuk pintu-pintu gerbang di benteng Bait Suci, tembok kota, dan rumahnya sendiri. Kebutuhan-kebutuhan yang telah digumuli dalam doa selama beberapa bulan disampaikan Nehemia kepada raja yang dapat dipakai sebagai alat Tuhan semesta langit untuk memenuhi kebutuhannya. Nehemia memang mengandalkan kedau-latan dan kekuasaan Tuhan. Namun ini tidak membuat dia tidak menggunakan akal dan pikirannya. Kedaulatan Tuhan dipahami dengan benar oleh Nehemia, yaitu menjadikan Nehemia berpikir dengan penuh hikmat untuk mengutara-kan maksud hatinya sampai Raja mau melakukan yang dirindukannya.
Saudaraku, kita tahu bahwa Allah begitu mengasihi kita, namun kita tahu juga bahwa Allah menghendaki kita berkarya. Lakukan bagian kita dan biar Allah menolong kita mewujudkannya. Amen. Pst.harts
