...”Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.”…Yakobus 1:22

Pelitanusantara.com | Apa yang kita pahami dalam ayat di atas, jika kita bisa perhatikan dengan sungguh-sungguh bahwa Yakobus menasihatkan kita begiru tegas Kata “Hendaklah kamu menjadi pelaku” artinya pesan ini mengarahkan kita untuk mengerjakan atau melakukan firman Tuhan tidak diam, hidupnya bukan hanya mengalir saja sebagaimana kebanyakan orang mengatakan bahwa hidupku mengalir saja bagaimana Tuhan saja, bukan seperti itu jikalau kita mau menjadi pelaku fiman…dan kata “bukan pendengar saja” hanya sebatas mendengar dan diam tidak mau mengerjakan atau melakukan, di sini ada dua hal yang berbeda…tetapi jika kita mau sungguh-sungguh maka ketika kita mendengar maka kita mau untuk mengerjakan atau melakukannya…Marilah kita perhatikan ada ciri khusus jika seseorang mengerjakan atau melakukan Firman-Nya yaitu:
- Mendahulukan Kerajaan Allah dan Kebenaran-Nya sebagai hal yang sangat penting dalam hidupnya…artinya Menjadikan Yesus satu-sarunya penguasa atas hidupnya menerapkan firman Tuhan dalam kehidupannya baik dalam pernikahan, pekerjaan, jabatannya bahkan makanan, dan kebutuhan lainnya, inilah yang di lakukan sebab orang tersebut mengetahui bahwa hidupnya sungguh di kendalikan oleh Tuhan Allah, dia tidak akan mengatur damai sejahtera menurut ukurannya, inilah mereka yang mau menjadi pelaku firman Tuhan…Matius 6:33.
- Sangat percaya pada pemeliharaan Tuhan pada Matius 6:27-28…orang yang seperti ini sungguh mengerti bahwa kekuatiran itu akan sangat mengganggu hidupnya bahkan dapat merapuhkan imannya, karena orang yang kuatir sama dengan orang yang tidak mengenal Allah, orang yang seperti dimaksudkan akan mengandalkan kekuatan diri sendiri…ingat Tuhan tahu apa yang di butuhkan oleh setiap kita…jangan membiarkan kekuatiran membuat kita risau…Amsal 12:25.
Melakukan firman Tuhan berarti kita percaya pada kehendak-Nya di dalam kehidupan kita dengan sendirinya rasa kuatir itu tidak akan menjadi bagian kita…sebab kita hanya fokus pada hal-hal yang lebih penting dan terutama yaitu hidup itu lebih penting daripada makanan dan kekuatiran terkait dengan hal-hal yang bersifat jasmani akan merusak iman kita kepada Tuhan yang sesungguhnya adalah sumber berkat dan kehidupan kita…terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu…maka jadilah pelaku firman, pasti kita tidak akan kuatir…Tuhan Yesus memberkati
Pdt Ricardo RJ Palijama Sekretaris BM Sinode EMC
