Ayat Utama: Mazmur 103:11 – “Sebab setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia.”
Kasih setia Tuhan tidak bisa diukur dengan logika manusia. Mazmur menggambarkannya seperti jarak antara langit dan bumi—sebuah ilustrasi yang mengguncang kesadaran kita tentang betapa luas dan dalamnya cinta Tuhan. Kasih itu meliputi seluruh keberadaan kita, hadir dalam suka maupun duka. Ia tidak terikat oleh kondisi kita, melainkan berakar pada karakter Allah yang kekal. Inilah kasih yang tidak akan pernah gagal menyentuh hati yang berserah.
Aplikasi: Kasih Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita sekalipun kita goyah. Dalam kekacauan hidup, arahkan hati untuk menyadari kasih setia-Nya yang memeluk kita. Jadikan kasih-Nya sebagai alasan untuk tetap berharap dan melangkah.
Refleksi: Sudahkah aku mengakui bahwa kasih Allah lebih besar dari kesulitanku? Apakah aku masih membatasi kasih Tuhan dengan logika manusia? Hari ini, aku mau belajar menyerahkan hidupku ke dalam kasih setia-Nya.
Doa: Tuhan, kasih-Mu melampaui pengertianku dan menyentuh setiap bagian hidupku. Aku bersyukur karena Engkau setia, bahkan saat aku tidak setia. Ajarku percaya lebih dalam akan kasih-Mu setiap hari. Dalam Nama Yesus, Amin.
Pdt. Ni Nyoman Priskila Paksoal
