Kasih yang Tidak Menunggu Kita Sempurna

IMG 20250614 WA0123

Ayat Utama: Roma 5:8 – “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”

Kasih Allah sungguh berbeda dari kasih manusia. Ia tidak menunggu kita berubah, tidak menuntut kita sempurna terlebih dahulu. Dalam keadaan kita yang penuh dosa, Allah sudah lebih dulu mengasihi dan menyerahkan Anak-Nya. Inilah kasih yang melampaui logika dan menghancurkan semua dinding rasa tidak layak. Kasih ini memeluk kita tepat di titik terlemah dan terburuk kita.

Aplikasi: Ketika kita merasa gagal, ingatlah bahwa kasih Allah tetap tidak berubah. Jangan menunggu jadi lebih baik untuk datang kepada-Nya—datanglah apa adanya. Kasih Allah menyambut, memulihkan, dan mengubah kita dari dalam.

Refleksi: Apakah aku sering merasa harus sempurna dulu baru layak dikasihi Tuhan? Apakah aku bersedia menerima kasih-Nya walau aku belum sempurna? Hari ini, aku mau belajar menerima dan hidup dalam kasih yang tanpa syarat itu.

Doa: Tuhan, terima kasih karena Engkau mengasihiku bahkan saat aku belum layak. Ajarku untuk hidup dalam kasih-Mu dan tidak menyandarkan diri pada kekuatanku. Tolong aku memandang diriku sebagaimana Engkau memandangku—dengan kasih. Dalam Nama Yesus, Amin.

Pdt. Ni Nyoman Priskila Paksoal