Pelitanusantara.com Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. (Roma 5:2)
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan dengan berbagai tantangan dan kesulitan. Iblis dapat menggunakan apa saja dan siapa saja dengan cara apa saja untuk mengintimidasi kita, bagaikan singa yang mengaum, hendak menelan kita. Namun, kita tidak perlu takut karena Yesus telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka. (Kolose 2:15)
Tidak ada kemenangan bagi si Iblis kecuali kita memberikannya. Ia sudah dikalahkan dan seharusnya, melewati apapun juga, kita tidak terkalahkan! Manusia bisa saja berkata: ‘Jangan berharap banyak, jangan mengharapkan mujizat, kondisinya sangat berat’. Kata-kata ini yang masuk ke dalam telinga kita bisa menjadi iman yang negatif dan dapat mengintimidasi jika kita tidak waspada.
Namun, tetaplah memilih untuk tetap percaya sekalipun tidak ada dasar untuk berharap. Dan percayalah bahwa Tuhan yang telah menolongmu di waktu yang lalu, Ia juga pasti akan menolongmu kali ini. Dan dalam segala hal yang terjadi, Ia mau menyempurnakan karyaNya, sampai kemuliaanNya dinyatakan dalam hidupmu!
Ingatlah iman kepada janjiNya, mendatangkan kasih karunia, yang memampukan kita berdiri dan bermegah dalam pengharapan karena kita akan menerima kemuliaan Allah. Percaya saja, jika Tuhan telah memimpin sampai hari ini, maka Ia juga yang akan meneruskan pemeliharaan sempurnaNya sampai pada akhirnya!
Tetap miliki pengharapan kepada kasih dan kuasaNya; “Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.” (Roma 5:5)
Roh Kudus – Roh Penolong – Roh Penghibur akan bekerja dengan kuat kuasaNya sehingga pengharapan kita tidak mengecewakan! Yesaya 50:7 katakan: “Tetapi Tuhan Allah menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda. Sebab itu aku meneguhkan hatiku seperti keteguhan gunung batu karena aku tahu, bahwa aku tidak akan mendapat malu.”
Pengharapan di dalam Dia, tidak akan mengecewakan, Ia tidak akan membiarkan kita mendapat malu, FirmanNya; “Kepada-Mu mereka berseru-seru, dan mereka terluput; kepada-Mu mereka percaya, dan mereka tidak mendapat malu.” (Mazmur 22:6)
Sebab: “Tuhan mengetahui hari-hari orang yang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya; mereka tidak akan mendapat malu pada waktu kecelakaan, dan mereka akan menjadi kenyang pada hari-hari kelaparan.” (Mazmur 37:18-19)
Hidup kita adalah milikNya, Ia berhak penuh atas seluruh kehidupan kita, yang pasti Ia tidak akan pernah megizinkan sesuatu terjadi semena-mena, Ia menyertai kita dengan kasihNya yang besar. Tetaplah percaya bahwa ada tujuan Illahi dalam kehidupan kita, ada rencana kemuliaanNya dibalik salib yang harus kita pikul!
Salam Sehat Sejahtera..,Selamat Bersaat Teduh…. Tuhan Yesus memberkati!
