Jakarta – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh SMA/SMK di wilayahnya untuk kembali memasifkan kegiatan OSIS dan ekstrakurikuler. Tujuannya adalah supaya siswa lebih banyak menghabiskan waktu dengan kegiatan positif dan memiliki ruang aktualisasi yang memadai.
“Anak-anak yang terlibat di OSIS dan organisasi-organisasi ekstrakurikuler kita masifkan kembali,” kata Luthfi saat lawatannya di Jakarta. Menurut dia, kegiatan ekstrakurikuler dan OSIS menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang aktualisasi bagi para siswa, terutama di masa pubertas yang memiliki banyak energi.
Luthfi menekankan pentingnya memfasilitasi kegiatan ekstrakurikuler dan OSIS dengan baik, serta melakukan pembinaan yang tepat jika ada siswa yang menyimpang. “Masifkan kembali belajar-mengajar dengan pola asuh yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan. Komponen-komponen lain juga harus di-review, agar benar-benar dapat memberikan ruang aktualisasi kepada anak-anak usia sekolah,” ujar Luthfi.
“Kalau dia melakukan pelanggaran, sudah ada ketentuannya. Kalau di bawah umur, dia di bawah pembinaan kita. Kalau dia melakukan tindak pidana, ya kita pidana sesuai dengan hukum yang berlaku,” tandasnya.
Dengan demikian, Gubernur Jawa Tengah berharap bahwa kegiatan OSIS dan ekstrakurikuler dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan menghabiskan waktu dengan kegiatan positif. [÷]
