Pelitanusantara.com Kita seringkali terjebak dalam kebiasaan menghakimi orang lain, tanpa menyadari bahwa kita sendiri juga memiliki kekurangan dan perlu introspeksi. Sementara itu, melayani Tuhan dan melakukan kebaikan bagi sesama membutuhkan tindakan nyata dan pengorbanan.
Seperti yang tertulis dalam Matius 7:1-2, “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi, dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Mengapa Kita Lebih Mudah Menghakimi?
Kita lebih mudah menghakimi karena kita seringkali lebih fokus pada kesalahan orang lain daripada memperbaiki diri sendiri. Kita juga seringkali terjebak dalam kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain, dan merasa bahwa kita lebih baik daripada orang lain.
Apa yang Harus Kita Lakukan?
Kita perlu lebih fokus pada memperbaiki diri sendiri dan melakukan kebaikan, daripada menghakimi orang lain. Seperti yang tertulis dalam Galatia 6:2, “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.”
Berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk memuliakan Tuhan dan membawa dampak positif bagi sekitar kita:
- Mengasihi sesama dengan tulus : Kita perlu mengasihi orang lain dengan tulus, tanpa membeda-bedakan mereka berdasarkan status sosial, agama, atau latar belakang.
- Melakukan kebaikan bagi orang lain : Kita perlu melakukan kebaikan bagi orang lain, seperti membantu mereka yang membutuhkan, mengunjungi mereka yang sakit, dan lain-lain.
- Mengampuni kesalahan orang lain: Kita perlu mengampuni kesalahan orang lain, seperti yang tertulis dalam Matius 6:14-15, “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.”
- Menghormati orang lain : Kita perlu menghormati orang lain, seperti yang tertulis dalam Roma 12:10, “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling menghormati.”
- Melayani Tuhan dan sesama: Kita perlu melayani Tuhan dan sesama dengan hati yang tulus, seperti yang tertulis dalam Markus 10:45, “Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
Dengan melakukan hal-hal tersebut, kita dapat memuliakan Tuhan dan membawa dampak positif bagi sekitar kita.
Seperti yang tertulis dalam Matius 25:40, “Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah satu dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”
Selamat bersaat teduh
Tuhan Yesus Memberkati
Ev. Kefas Hervin Devananda.S.Th.,M.Pd.K
