” Bersyukurlah senantiasa dalam segala perkara “

Kefaspelita
Download (21)

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”
Filipi 4:13

Pelitanusantara.com |Kerap kali kita lebih suka memandang kepada keberhasilan dan berkat yang diterima oleh orang lain, dibanding dengan mensyukuri apa yang telah Tuhan lakukan di dalam kehidupan pribadi kita. Mengasihani dan menyesali nasib lebih mudah dilakukan daripada menghitung berkat, yang sebenarnya masih tetap diterima hari lepas hari. Sebenarnya kehendak Tuhan atas kita adalah: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah
di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”(1 Tesalonika 5:18)

Bukan karena keadaan berjalan dengan baik atau berkat datang melimpah serta kondisi tubuh yang sehat maka kita wajib mengucap syukur. Tetapi FirmanNya menekankan kepada kita agar mengucap syukur dalam segala hal, dan itu berarti tidak ada kecuali, senang atau susah, terang atau gelap, sakit atau sehat, kelimpahan atau kekurangan. Dan itu berarti Ia menghendaki agar kita dapat melihat Dia ada disetiap musim kehidupan kita!

Ingat saja apa yang menimpa Ayub, ia yang jujur, saleh, takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan, tetapi tetap saja diizinkan Allah untuk mengalami nasib yang demikian buruknya, sehingga seluruh harta dan semua anaknya serta kesehatan tubuhnya sirna! Ia duduk dalam debu dan abu, dan sang isteri mempertanyakan; “masihkah mau bersyukur dalam kondisi yang demikian? Seharusnya Ayub mengutuki Allah dan mati saja!” Namun lihat yang Ayub katakan: “Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” (Ayub 2:10) Seberapa sulit atau sakitnya kita dibanding dengan Ayub, sampai kita mengasihani diri dan terpuruk dalam kesusahan, seakan tak ada harapan!

Bangkitlah! Jangan sampai kita baru mau bersyukur ketika mengalami mujizat, berkat dan pertolongan dari Tuhan. Sadari, walaupun tidak ada mujizat, walaupun keadaan belum seperti yang diharapkan, walaupun doa-doa kita belum dijawab, walaupun pertolongan Tuhan belum kita alami, seharusnya kita tetap mengucap syukur dalam segala keadaan, karena segala perkara dapat kita tanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepada kita!

Sebenarnya setiap helaan nafas kita hari ini menjadi pertanda bahwa ada Tuhan yang sedang memelihara dan akan terus menjagai serta memberkati kita dalam penyertaanNya yang sempurna. Itu sebabnya tidak ada alasan bagi kita untuk merasa lemah, takut dan kuatir dalam menghadapi situasi zaman, Ia tetap Allah yang mengalahkan semua musuh kehidupan kita. Entah itu virus jahat yang sedang merebak dan menteror begitu banyak manusia di seluruh dunia ini, atau kesulitan apapun juga yang dapat disebut namanya!

Sebab ada Nama di atas segala nama, yaitu Yesus Kristus Tuhan, yang sudah mengalahkan semua, sampai maut pun kehilangan sengatnya dan alam maut tidak lagi berkuasa atas kita! Ia telah menjadikan kita pemenang! Apa yang kita kuatirkan dan mengapa kita tidak mampu bersyukur atas segala keadaan yang sedang kita hadapi? Tidak ada lagi alasan, yang perlu kita lakukan adalah arahkan saja pandangan kita kepada Tuhan dan janji firman-Nya.

Roma 8:32 katakan; “Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?” Allah yang baik tidak menahan kebaikanNya bagi kita yang mengasihiNya dan mencari wajahNya. Ingatlah; “mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.” (2 Tawarikh 16:9a)

Selalu ada kekuatan baru yang tidak terbatas bagi kita yang percaya, yang berharap dan yang mengandalkan Tuhan dalam menghadapi segala permasalahan hidup! Tuhan tidak menjanjikan pelayaran yang tenang, tetapi pendaratan yang selamat! Bersyukurlah senantiasa dalam segala perkara, karena akhirnya kemenangan juga yang akan kita terima, karena “iman kita mengalahkan dunia dan segala permasalahannya!”

Salam Sejahtera Sahabat..
Tuhan Yesus memberkati

Pdt. Sylvia Supangkat, MPM