Jakarta – Hari ini tepat pada tanggal 20 Pebruari 2025 menjadi momen bersejarah bagi Indonesia dengan digelarnya pelantikan 481 kepala daerah terpilih secara serentak di Istana Negara.
Prosesi sakral ini akan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di halaman tengah antara Istana Merdeka dan Istana Negara.
Agenda Pelantikan ini diawali dengan prosesi kirab yang diikuti oleh seluruh kepala daerah dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju lokasi pelantikan. Kirab ini akan dimulai pada pukul 07.00 WIB, di mana para kepala daerah akan bergerak bersama menuju Istana Negara dan tiba pada pukul 09.00 WIB.
Prosesi pelantikan secara resmi akan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Sebagai simbolisasi keberagaman di Indonesia, enam kepala daerah akan maju ke depan mewakili berbagai agama yang ada di Tanah Air. Hal ini disampaikan oleh Bima Arya, yang turut mengonfirmasi bahwa keenam kepala daerah tersebut telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Ya, nantinya yang maju terdepan merupakan perwakilan dari berbagai agama,” ujar Bima Arya. Namun, ia belum mengungkapkan siapa saja kepala daerah yang terpilih sebagai simbolis. “Sudah ada perwakilan yang disetujui oleh Presiden. Besok (hari ini) akan terlihat siapa saja yang mewakili enam agama tersebut,” tambahnya.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan amanat penting kepada para kepala daerah yang dilantik. Dalam pidatonya, ia diperkirakan akan menekankan visi dan harapan pemerintah pusat terhadap kepemimpinan daerah yang baru, serta menegaskan komitmen dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Pelantikan kepala daerah secara serentak ini menjadi momentum penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Diharapkan, para pemimpin daerah yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan amanah dan membawa perubahan positif bagi masyarakat di wilayahnya masing-masing.***
