Kebiasaan Manusia Baru: Hidup dalam Kebenaran dan Menjauhi Dosa

Kefaspelita
Images (13)

“…kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan.” (Roma 6:19b)

Pelitanusantara.com Untuk menjadi murid Kristus yang sejati kita harus melatih diri dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan hidup yang baik dan benar, mulai dari hal bertutur kata, sikap, cara berpikir, dan juga perilaku kita sehari-hari, karena di dalam Kristus kita adalah “…ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17). Kita harus berkomitmen untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan hidup lama yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, dan melatih diri membentuk kebiasaan hidup yang baru. Itu pun harus kita lakukan dengan sukarela tanpa ada paksaan dari pihak lain. Kita tidak lagi menyerahkan tubuh kita “…untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.” (Roma 6:13-14).

Apa kebiasaan Saudara? Mungkin ada yang setelah bangun tidur terbiasa minum kopi sambil melihat berita; atau nonton drama berjam-jam; atau kalau tidur selalu mendengkur; dan lain-lain. Definisi kata “kebiasaan” menurut kamus Webster adalah “kecenderungan melakukan aktivitas tertentu secara terus-menerus atau berulang-ulang; latihan atau praktek yang dilakukan secara konsisten dan kontinyu”. Kebiasaan adalah hasil dari tindakan yang dilakukan secara rutin dan berulang-ulang. Kebiasaan inilah yang akan membentuk karakter kita. Kepada jemaat di Kolose, Rasul Paulus menasihatkan agar mereka “…menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui…” (Kolose 3:9-10). Artinya kita harus mengenakan “manusia baru” yang secara terus menerus diperbaharui dari hari ke hari.

Hal-hal apa saja yang harus kita biasakan atau latih supaya menjadi pola hidup kita?
1. Bersaat teduh, menyediakan waktu secara pribadi secara rutin untuk bersekutu dengan Tuhan, membaca dan merenungkan firman-Nya;
2. Berdoa senantiasa (baca Lukas 18:1); 3. Ibadah (baca Ibrani 10:25); 4. Mengasihi sesama (baca Yohanes 13:34-35).

Sudahkah kita memiliki kebiasaan hidup yang benar, yang menunjukkan citra diri kita sebagai orang percaya?

Selamat beraktivitas dalam anugerah dan penyertaan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati kita sekalian. Amin

Pdt.Dr Adolf Bastian Butarbutar