Tualang, Pelitanusantara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mempersiapkan langkah strategis dalam mewujudkan Generasi Emas 2045. Dengan cara, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) para guru pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).
Berkualitas para tenaga pendidikan itu, diharapkan dapat menciptakan generasi penerus yang memiliki daya saing nasional maupun global.
“Keberhasilan anak-anak kita, karena di didik oleh guru yang kompeten. Karna itu, kualitas para guru PAUD dan TK, mesti kita tingkat,” sebut Bupati Siak Alfedri saat membuka kegiatan Pentas Seni Akbar tahun 2024, dengan Tema Membangun Kreatif Anak dalam Mengenal Budaya Negeri Menuju Transisi PAUD – SD yang Menyenangkan, di Gor Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau pada Rabu (5/6/2024).
Dalam mendukung hal tersebut, Pemkab Siak telah memberikan beasiswa jenjang pendidikan tinggi bagi tenaga pendidik PAUD dan TK. Pada tahap pertama, sebanyak 20 tenaga pengajar PAUD dan TK berkesempatan menempuh jenjang pendidikan di Universitas Lancang Kuning (UNILAK) Pekanbaru.
Program tersebut, sangat dibutuhkan dalam rangka menambah jumlah tenaga pendidik PAUD dan TK yang memiliki gelar sarjana.
“Di kabupaten Siak, saat ini anak yang berusia 4 – 7 tahun yang sudah masuk kedalam TK baru mencapai 52 persen. Sementara untuk Guru PAUD maupun TK yang Sarjana baru 62 persen. Oleh karena itu, kedepannya kami akan berusaha untuk meningkatkan persentase tersebut,” ucap Alfedri.
Kemudian, Pemkab Siak mengimbau, para pemangku kepentingan terkait untuk menjadikan balai desa sebagai tempat belajar sementara PAUD. Supaya, hak anak berusia PAUD mendapatkan pendidikan dapat difasilitasi oleh pihaknya.
“Kami minta penghulu memfasilitasi berdiri TK dan PAUD jika belum ada bangun sekolahnya, Balai Desa bisa dijadikan tempat belajar sementara bagi anak PAUD,” pintanya.(Defi )
