Manggarai Barat, Pelitanusantara.com – Bupati Manggarai Barat (Mabar) Edistasius Endi menutup secara resmi turnamen Bupati Cup se-Kabupaten Manggarai Barat tahun 2024 setelah partai final antara Batu Tiga FC vs Kapas FC yang dimenangi oleh Batu Tiga FC dengan Skor 1-0 atas Kapas FC, di stadion Ora Flobamorata Labuan Bajo, Minggu (26/5/2024).
Acara penutupan tersebut dihadiri Wakil Bupati Yulianus Weng, Kapolres Manggarai Barat AKBP Ari satmoko, serta Danlanal Labuan Bajo Letkol Laut (P) Iwan Hendra Susilo.
Pada kesempatan itu, Edistasius menyampaikan uacapan terima kasih kepada seluruh official, manajer tim dan para pemain yang ikut mengambil bagian pada Bupati Cup 2024. Ia juga mengajak semua pencinta bola agar menjadikan sepak bola sebagai perekat persatuan dan kesatuan.
“Kalian adalah orang -orang terhebat, terbaik, selama turnamen ini kalian telah menunjukkan sportivitas yang tinggi. Menang dan kalah dalam sepak bola adalah hal yang biasa dalam pertandingan tidak semuanya bisa menang, ada yang menang ada yang kalah,” ujarnya. “Mari kita jadikan sepak bola sebagai perekat persatuan dan kesatuan,” katanya lagi.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Edistasius kepada Kapolres Manggarai Barat dan seluruh jajarannya yang telah menjamin keamanan selama perhelatan Bupati Cup 2024. Tak lupa Bupati juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Manggarai Barat yang begitu antusias dan turut menciptakan suasana kondusif sehingga perhelatan Bupati Cup 2024 berjalan lancar.
Selain itu, Edistasius juga menyampaikan proficiat kepada Batu Tiga FC atas kerja keras dan perjuangan sehingga bisa memenangi pertandingan Bupati Cup 2024. Sedangkan kepada Tim Kapas FC yang memegang posisi runner-up, Edistasius memberikan motivasi agar terus mengasah kemampuan agar pada Bupati Cup mendatang bisa memenangkannya.
“Selamat dan proficiat untuk kemenangan Tim Batu Tiga FV. Dan untuk Kapas FC mari kita berbenah, berlatih agar di turnamen Bupati Cup mendatang kita menjadi juara,” ujarnya.
Ia pun berharap sepak bola di tingkat desa hingga kecamatan juga dihidupkan, tidak hanya menunggu momen Bupati Cup. Harapan itu disampaikannya untuk mencari bibit-bibit pemain terbaik di Manggarai Barat.
“Besar harapan kami bahwa sepak bola tidak hanya menunggu moment Bupati Cup, mari di desa-desa di kecamatan kita membiasakan diri untuk berlatih dan bertanding dalam rangka mencari bibit yang terbaik sehingga begitu ada momen maupun piala lainnya kita telah menyiapkan bibit-bibit yang terbaik,” tuturnya. (Gonsalez)
