Pekanbaru,Pelitanusantara.com – Bencana alam longsor dan banjir bandang terjadi di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) menyebabkan sejumlah ruas jalan terputus.
Polda Riau mengimbau, kepada masyarakat Riau tidak bepergian ke Sumbar dalam sementara waktu. Sebab, arus lalu lintas di sana masih terhambat terdampak longsor.
“Tadi kita meninjau langsung situasi arus lalu lintas dari Provinsi Sumatera Barat menuju Riau. Untuk arus di wilayah Riau sejauh ini memang sepi karena ada kemacetan di Sumbar,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman di Kabupaten Lima Puluh Kota pada Senin (13/5/2024).
Taufiq mengatakan, beberapa ruas jalan yang terkena longsor diantaranya Jalan Nasional Sumbar-Riau Km 20, Kecamatan Harau dan Km 30, Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumbar.
“Ada beberapa titik longsor di wilayah Sumatera Barat. Tadi malam ada longsor juga. Jadi memang lalu lintas sempat putus. Kami mengimbau masyarakat Riau yang hendak berpergian ke Sumbar agar menunda dulu,” kata Taufiq.
Taufiq bersama jajarannya melakukan pengecekan langsung situasi arus lalu lintas hingga ke Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Dia menegaskan, jika masyarakat memang ada keperluan yang sangat penting ke Sumbar, maka disarankan agar melewati jalur alternatif.
Bagi yang menuju Kota Padang, diharapkan untuk menggunakan jalan alternatif tepat nya menggunakan jalan lintas tengah. Yakni via Kiliran Jao, Kabupaten Kuansing.
Sedangkan pengendara yang ingin ke Payakumbuh atau ke Bukittinggi, saat ini bisa melalui Jalan Lintas Barat. Yakni Jalan Lintas Barat, Riau-Sumbar.
“Sudah normal, tapi kendaraan sumbu tiga tetap kami arahkan via Kiliran Jao,” pungkasnya.
