“Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,” Filipi 3:13
Kehidupan adalah sebuah perjalanan: Ada lembah yang harus dilewati, ada gunung yang harus didaki, ada sungai yang harus diseberangi, ada jalan yang lurus, ada jalan yang berliku-liku, ada jalan yang penuh kerikil dan batu, dimana kita bisa jatuh, tersandung dan ada kalanya kita babak belur.
Ada saatnya kita berhenti sejenak, untuk beristirahat dan mengevaluasi perjalanan kita, tetapi seberapapun sulitnya perjalanan kita, Tuhan berpesan untuk “JANGAN MENOLEH KE BELAKANG”.
“JANGAN MENOLEH KE BELAKANG” artinya ialah:
- Jangan melihat kembali kepada dosa-dosa kita yang telah di ampun-Nya. (1Yohanes 1:9)
- Jangan menoleh kepada kegagalan di masa lalu, sehingga membuat kita merasa sebagai orang yang selalu gagal.;
- Jangan menoleh pada konflik atau perselisihan yang lama, sehingga menimbulkan kepahitan. Ibrani 12:15b
- Jangan melihat kepada masa lalu dan melihat itu lebih baik dari yang sebenarnya. (Keluaran 16:1-36)
- Jangan melihat kepada keberhasilan masa lalu, lsehingga kita merasa bahwa kita sudah mencapai seluruhnya. (Filipi 3:13-14)
Semoga kita semua dengan pertolongan-Nya dapat tetap berlari untuk memenuhi Panggilan Sorgawi yang mulia.
“Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.” Lukas 9:62
Selamat beraktivitas dalam perkenan-Nya. Walk with God. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias. Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan illahi, jalan keluar illahi, penyelesaian illahi dan pelipatgandaan illahi di seluruh area kehidupan kita dinyatakan.
Penulis Abah Daniel
