Bhabinkamtibmas Imbau Pelajar di Telukjambe Timur Cegah Perilaku Bullying

hdevananda2022
Img 20231121 Wa0031

 

Karawang – PN News || Bhabinkamtibmas Polsek Telukjambe Timur Polres Karawang Aipda Fuad Fr menghadiri Pengukuhan Petugas Keamanan Sekolah (PKS) SMP Islam At-Thohariyah.

Dalam arahannya, Bhabinkamtibmas memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada Siswa-siswi SMP Islam At-Thohariyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Selasa (21/11/2023).

Pasalnya, arahan tersebut dalam rangka upaya pembinaan dan penanaman budi pekerti agar tidak ada perilaku bullying (perundungan) terhadap temannya sesama pelajar.

Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono melalui Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Suherman menjelaskan bahwa Bullying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan, yang dilakukan secara sengaja oleh satu orang bahkan kelompok yang lebih kuat.

“Sudah pasti tujuannya untuk menyakiti orang lain yang lebih lemah, dan dilakukan secara terus menerus,” kata Kompol Suherman.

Tak sampai disitu, Kapolsek menyebutkan, perilaku bullying juga dapat dikategorikan sebagai perilaku agresif, di mana seseorang secara sengaja dan berulang kali membuat orang terluka atau tidak nyaman.

“Jenis bullying juga beragam, mulai dari bullying verbal, agresi relasional, hingga cyberbullying. Tetapi kebanyakan yang terjadi di sekolah biasanya bullying verbal atau agresi relasional,” ulas Kapolsek Telukjambe Timur Polres Karawang Polda Jabar.

Didasari hal tersebut, maka Kapolsek mengarahkan Bhabinkamtibmas Desa Sukamakmur Aipda Fuad Fr untuk menyampaikan sosialisasi perilaku bullying kepada Siswa-siswi SMP Islam At-Thohariyah.

Di sisi lain, Aipda Fuad Fr menambahkan, ada beberapa dampak dan resiko bullying yang perlu diwaspadai, karena bisa memengaruhi kesehatan mental korban maupun pelaku.

“Misalnya, seperti memicu timbulnya gangguan emosi, masalah mental, gangguan tidur, penurunan prestasi dan lain sebagainya,” ujar Aipda Fuad Fr.

Karena itu, kami (Kepolisian) mengingatkan para pengajar dan orang tua untuk lebih mengawasi dan memperhatikan putra putrinya jangan sampai menjadi korban bullying, atau bahkan menjadi pelaku dari tindakan bullying.

“Hindari lingkungan maupun pergaulan yang berpotensi menyebabkan pelanggaran hukum ataupun hal-hal yang bisa menghancurkan masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

(Red)