RSA UGM Gelar Seminar Healt Sustainability Climate Crisis dan Cirkular Economy.

yupiterjogja
Img 20231118 114830

 

YOGYAKARTA-PN NEWS, Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyelenggarakan, Seminar Healt Sustainability Climate Crisis dan Circular Economy. Bertempat di Hotel Cristal Lotus, jalan Magelang, Sleman, Sabtu (18/11/2023).

RSA UGM berkomitmen untuk.mengembangkan Rumah Sakit yang menitikberatkan konsep green hospital, bekerjasama dengan KEBUMI, program yang di inisiasi oleh Indonesia Healt Promoting Hospital Network ( IHPH-Net), sebagai mitra Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Salah satu pembicara dalam acara tersebut, Antonius Aditantyo Nugroho, Peneliti ICEL, dengan materi ” Environmental Law and Healthcare publik policy” mengatakan , Indonesia ditengah percepatan pembangunan ekonomi berbasis investasi dan tantangan triple planetary crisis : perubahan iklim, polusi udara dan punahnya keanekaragaman hayati yang terjadi secara global.

Saat ini perubahan iklim secara langsung mulai terasa, dan Issu terakhir adalah lingkungan keanekaragaman hayati, dimana dalam kurun waktu 20 tahun terakhir secara global tingkat presentase kepunahan keanekaragaman hayati cukup tinggi.

Hal relevan lainnya adalah saat ini Indonesia banyak proyek strategis nasional, pembangunsn infrastrukturnya dilakukann di kawasan hutan.

Img 20231118 Wa0029

Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan RSA UGM ,dr.Ade Febrina Lestari., M.Sc.,Sp.A (k) disela-sela kegiatan kepada wartawan mengatakan, Rumah Sakit Akademik UGM telah mengambil beberapa langkah untuk mencapai green hospital, salah satunya penggunaan energi listrik.

Untuk hal tersebut RSA UGM mencoba untuk tidak sepenuhnya bergantung pada PLN, namun mencoba mengolah sumber energi dari limbah Rumah Sakit, diolah menjadi energi untuk pencahayaan taman , hal ini merupakan salah satu cara menciptakan green hospital sehingga lingkungan tampak hijau, dimana berbagai tanaman dan pohon tumbuh subur sehingga menciptakan lingkungan yang asri.

Harapan kedepan RSA UGM benar-benar menjadi green hospital, dan juga berusaha untuk mengurangi volume sampah plastik.

Sementara itu, Suherman dari Indonesia hospital network mengatakan, green hospital merupakan salah satu program dari 10 program WHO.

Rumah Sakit di Indonesia diharapkan nantinya bisa menerapkan green hospital, dengan selalu menjaga kebersihan, terutama bebas sampah plastik.pungkasnya.(Ome)