YOGYAKARTA-PN NEWS, Jogja International Heritage Walk merupakan event International jalan kaki yang telah memiliki dua ( 2 ) lisensi International. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun pada minggu ke tiga bulan nopember di Yogyakarta, dan pada tahun 2023 merupakan penyelenggaraan Event JIHW ke -12, ujar Dahlia Puspasari, Wakil Ketua JIHW kepada media.
Event JIHW tahun 2023 Jogja Walking Association di dukung oleh Dinas Pariwisata DIY, Dinas Pariwisata Sleman, pt.Taman Wisata Candi dengan tema “Green Sport Tourism ke Kancah International”, kegiatan ini akan memberi pengalaman “back to basic” kepada seluruh peserta. Tujuan JIHW ingin memperkenalkan jalan kaki sebagai a basic, easy yet joyful sport in nature, sekaligus memberikan edukasi dasar mengenai lingkungan dan ramah lingkungan, demikian yang disampaikan panitia penyelenggara JIHW kepada media, bertempat di Lippo Plaza, Yogyakarta, kamis, (16/11/2023).
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Dahlia Puspasari – Wakil Ketua JIHW., Fitriani Kuroda – General Secretary JIHW.,
Anita Verawati, S.Psi. Psi, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta., Kus Endarto, SE, M.Ec. Dev , Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman.
Lebih lanjut General Secretary JIHW menuturkan bahwa, the 12″ JIHW tahun 2023 ini di ikuti oleh peserta jalan kaki asing sebanyak 116 orang dari 14 negara, serta kurang lebih 1100 orang peserta domestik dari berbagai kota di Indonesia.
Event JIHW ini telah resmi disahkan sebagai anggota IVV (International popular sport federation) yang membawahi olah raga triatlon , hal ini menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya negara di ASEAN yang berhasil menjadi anggota Liga Jalan Kaki International, dengan dua (2) lisensi International.
Sementara itu, Anita Verawati, Kabid Pemasaran Dispar DIY, menuturkan Jogja International Heritage Walk (JIHW) diprakarsai oleh GKR Mangkubumi sebagai Ketua Umum Jogja Walking Asscosiation, di ikuti oleh komunitas pecinta jalan kaki, komunitas pecinta lingkungan pramuka saka bhayangkara, yayasan jantung Indonesia serta volunteer dari berbagai universitas di Yogyakarta.
Kegiatan JIHW akan dilaksanakan selama dua (2) hari dari tanggal 18-19 Nopember 2023 , bertempat di Candi Prambanan dan Desa Turi serta Turgo-Sleman, meski rute masih berada di area yang sama seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya, tapi kita akan mengexplorasi hal-hal menarik bagi pejalan kaki.
Kegiatan JIHW akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi di venue Lapangan Garuda Mandala Candi Prambanan : senam sehat, bersama yayasan Jantung Indonesia, berbagai Eco workshop, parade tari tradisional, penampilan kolintang Goes to UNESCO, Pasar Pinanggih yang di isi oleh 25 UMKM terpilih.
Sementara itu , Kus Endarto , Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Sleman menuturkan bahwa, kegiatan JIHW ini juga sekaligus memperkenalkan destinasi-destinasi yang ada di DIY dan Kabupaten Sleman.
Pada kegiatan JIHW Dinas-Dinas terkait di lingkungan Pemkab Sleman akan ikut diterjunkan, terutama Dinas lingkubgan hidup, Satpol PP, sekaligus juga cipta kondisi agar peserta memiliki kesan yang indah dan memiliki kenangan untuk kembali ke Jogja, hal ini sebagai bagian dari implementasi program sapta pesona ( aman, tertip, sejuk, indah, ramah dan kenangan). pungkasnya (Ome)
