
Jayapura, Pelitanusantara.com | ke-110 Hut Kota Jayapura Ke 110, Keberadaannya kota Jayapura sejak 7 maret 1910 Perkembangan Pembangunan di Kota Jayapura tidak kalah dengan pembangunan kota – kota lain di Indonesia, apalagi sejak kepemimpinan Pasangan Walikota Dr. Benhur Tomi Mano dan wakil walikota Baik pada Periode Pertama bersama dengan Nur Alam serta Pada Periode Kedua bersama H Rustan Saru, Wajah kota Jayapura terjadi pembenahan yang sangat signifikan dalam pembangunan kawan Kota Jaya Pura.
Sebagai Ibukota Propinsi Papua, kota Jayapura mendapat predikat WTP dalam hal pengelolaan Keuangan daerahnya selama 6 kali berturut – turut dari BPK RI, sedangkan dari Aspek Lingkungan kota jayapura Mendapatkan Adipura juga 6 kali berturut – turut .
Sedangkan dalam Bidang Olahraga , Khusunya bidang sepakbola dimana walikota jayapura juga sebagai ketua Umum Persipura Jayapura juga telah menorehkan prestasi gemilang dan membanggakan masyarakat bukan hanya masyarakat kota jayapura akan tetapi juga masyarakat papua dikarena 4 kali juara satu dan menyandang bintang 4 sang jendral lapangan Hijau.
Dari segenap Prestasi dan penghargaan dari kesuksesan dalam tata kelola pemerintahan daerah Jayapura pada usia yang ke 110 pada 7 maret 2020 mendapat tanggapan dari ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt.Andrikus Mofu, M.Th. kepada Kontributor Pelitanusantara.com (sabtu,07/03/2020), di jayapura
Kata Ketua Sinode GKI, Kita melihat Kota Jaya Pura dengan Motto “ Hen Tecahi Yo Otonomi Tmar NI Hanased, (artinya Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Tuhan”) . Motto Kota Jayapura ini sangat Menyimpan nilai – niali keimanan, khususnya terhadap Tuhan, yang ditempatkan sebagai bagian terpenting dalam motto pembangunan di kota Jayapura. Tutur Pdt.Andrikus Mofu, M.Th.
Dalam Wawacara Kepada Kontributor Pelitanusantara.com, Ketua Sinode GKI di Tanah Papua ini Menyebutkan “ Kami sungguh sadar dan Yakin Bahwa Baik Pemerintah, dan seluruh umat beragama di kota jayapura dengan pelayanan pembangunan yang di lakukan adalah baik.
Sebagaimana yang tertulis dalam Firman Tuhan Mazmur 127 : 1 – 2 “ Sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur. ujar Pdt.Andrikus Mofu, M.Th.
Ia pun berpesan kepada Walikota dan wakilkota Jayapura dan seluruh Pimpinan di kota Jayapura teruslah membangun kota jayapura dengan mengedepankan Nilai – nilai spiritualitas “ Teruslah Bekerja dalam membangum kota ini dan yang utamanya adalah membangun nilai – nilai spiritualitas dari umat tentu dalam bagian ini , sebagai Gereja dan sebagai lembaga keumatan, kami meyakini, ketika semuanya terlibat dan bersatu padu, dengan membangun manusia dengan nilai – nilai spiritualitas , maka kebaikan – kebaikan dan berkat berkat itu akan dialami dikota ini “ Kata Ketua sinode GKI di Tanah Papua.
Diakhir wawancara ini, Pdt.Andrikus Mofu, M.Th.dirinya sangat memberikan apresiasi sepanjang kepemimpinan Walikota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano,MM dan Wakil Walikota baik yang sedang menjabat (H Rustan Saru) maupun yang sebelumnya (Nur Alam), dimana kota Jayapura terus meraih prestasi – prestasi yang membanggakan
“ Kedepan kami berharap, Kota ini terus dibangun bersama – sama dengan menjaga kebersamaan, Persatuan, dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, dan dalam kehidupan antar umat beragama dikota ini” Pesan Ketua sinode GKI di Tanah Papua Pdt.Andrikus Mofu, M.Th (Richard/Pelitanusantara.com)
