YOGYAKARTA-PN NEWS , Kawal Indonesia merayakan HUT ke-16 , tahun 2023 , yang dikemas dalam acara yang sederhana penuh makna dengan tema : orang benar akan bertunas dan bertumbuh ( Maz 92:13 ).
Orang benar adalah wanita yang benar, wanita yang takut akan Tuhan , bertunas dan bertumbuh dalam arti ada Impac, atau membawa dampak dari rumah kepada lingkungan, kota dan bangsanya.
Ketua umum PP Kawal Indonesia, Ps. Sarlin Mataheru, M.Th., Kepada Media , kamis (16/3/2023) di kediamannya jalan Laksda Adisutjipto,Depok, Sleman menerangkan bahwa, momen HUT Kawal Indonesia yang telah dilaksanakan di Hotel Horaios Yogyakarta,16 februari 2023 silam ,dan disetiap peringatan hari Ulang tahun Kawal Indonesia biasanya kami dilayani dari luar, namun tahun ini kami buat lebih simpel dari Kawal untuk kawal, diikuti oleh perwakilan pengurus kawal seluruh Indonesia secara Hybrid.
Ps.Sarlin Mataheru,M.Th.,Founder Kawal Indonesia menuturkan, usia yang ke-16 tahun adalah usia yang sudah dewasa yang bisa membawa beban dipundaknya , untuk itu saat ini kita mulai membangun relasi, berjejaring dengan Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah , lembaga-lembaga Aras Gereja Nasional , lembaga lintas Iman untuk ikut membangun masa depan bangsa melalui bidang sosial kemasyarakatan.

Kawal Indonesia saat ini telah bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan POLDA DIY dalam rangka mengedukasi masyarakat melalui siaran bersama di Radio Sasando90.3fm, untuk menjawab sekaligus mengedukasi masyarakat tentang beberapa hal yang sedang marak atau sangat menonjol, seperti ujaran kebencian melalui media sosial dll.
Dan kedepannya kami akan melakukan edukasi melalui pertemuan tatap muka , hingga bisa menyampaikan pesan-pesan dalam membangun karakter bangsa, dalam ikut serta mendukung Pemerintah membangun karakter perempuan Indonesia yang tangguh, kuat dan menjadi penolong bagi keluarga, agar bangsa ini kuat dan tangguh menghadapi tantangan jaman.
Menjelang pesta demokrasi Indonesia tahun 2024 mendatang kami telah menerbitkan sebuah buku , bertajuk ” Tanya Jawab Kristen, Politik dan Demokrasi ” sebagai bagian dari cara mengedukasi kader-kader Kristen, pemimpin Kristen masa depan dalam bidang politik. Karena kami memandang politik itu baik , ibarat sebuah pedang, yang bisa digunakan untuk berbagai hal yang bermanfaat dan membangun, dan bila berada ditangan orang yang dewasa , pedang ini akan sangat bermanfaat, tetapi kalo pedang ini dipegang oleh anak-anak bisa berbahaya dan berakibat melukai dirinya dan juga orang lain,ujar Ps.Sarlin Mataheru.
Melalui buku ini kami ingin berkontribusi bagi bangsa , agar wanita Indonesia semakin berdampak kedalam dan keluar , untuk ikut menciptakan suasana yang adem-Ayem menjelang pesta demokrasi Indonesia.
Harapan kami kepada seluruh perempuann Indonesia , bahwa kini saatnya perempuan Indonesia berdiri digaris depan, dengan emansipasi perempuan Indonesia , kami menggugah perempuan Indonesia agar tidak hanya berada di dapur, tapi perlu berkontribusi dan memberi ide-ide kreatif dalam rangka ikut membangun persatuan dan kesatuan bangsa, menciptakan kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menuju Indonesia Emas. pungkasnya.(Ome)
