LAMPUNG – PelitaNusantara.com
Melakukan kunjungan dirumah singgah lembaga kemanusiaan kedaton oleh Isbah Cholib wartawan PelitaNusantara.com sesuai kode etik jurnalistik yang tugasnya berlaku melakukan peliputan diseluruh daerah lampung bertemu langsung dengan bang FADLI Ketua lembaga kemanusiaan asli putra pesawaran.(Senin 24/5/2021)
Saat dikonfirmasi terkait adanya lembaga kemanusiaan yang didirikan oleh bang Fadli sejak tahun 2016 hingga saat ini masih ia tekuninya dalam memebantu dan melakukan pendapingan pada masyarakat tidak mampu yang terdapat dari berbagai daerah khusus dilampung sekitarnya.
Berbagai rintangan juga kadang mengiringi langkah bang Fadli dalam menjalankan tugasnya untuk selalu membantu masyarakat yang tidak mampu berobat,namun bang Fadli bersama tim tidak pernah surut dan tetap semangat 45 dalam menajalankan tugasnya itu sebagai kemanusiaan tanpa mengeluh.
5 tahun sudah berlalu bang fadli mengabdikan dirinya pada pada masyarakat tanpa pamrih bahkan lembaga kemanusiaan ini juga telah berdiri dibeberapa propinsi yaitu di jakarta,banten dan lampung.
Rumah singgah respek peduli Jakarta Jl sunter agung barat 4 Blok B1 no 12B Kel sunter agung Kec Tanjung Priuk Jakarta Utara
Banten Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping kab lebak Banten
Lampung Jl panglima polim Gg randu 14 no 26 Kel segala mider kec Tanjung karang barat Kota Bandar Lampung

Sesekali wartawan PelitaNusantara menanyakakan ” bagai mana tanggapan keluarga bang Fadli terkait pekerjaan ini,” pria baik yang baru saja menikah itu pun menjawab “istri saya selalu menerima keadaan saya meski saya kadang terlambat pulang karna apa yang saya lakukan, itu semua demi membantu masyarakat yang tidak mampu dan ini juga adalah ladang pahala bagi diri saya,bukankah hidup ini akan lebih berarti jika kita bisa berbuat baik dan bermanfaat bagi orang lain (hidup penuh arti) ujar bang Fadli sambil tersenyum.
Ditengah pademi covid 19 bang Fadli juga sempat sampai jual rumah dan mobil pribadinya demi memenuhi kebutuhan masyarakat untuk berobat namun lagi lagi bang Fadli tetap semangat dan tidak mundur sedikit pun,bang Fadli tetap punya semangat juang yang tinggi.
Isbah Cholib juga menyinggung bagai mana respon pemerintah dengan lembaga kemanusiaan ini ditengah tengah masyarakat lampung,Juga bagai mana pelayanan rumah sakit selama bang Fadli mendapingi masyarakat.
Bang Fadli berharap peran serta pemerintah dan instansi terkait juga dapat bersinergi dan memberikan dukungan dalam kegiatan kemanusiaan yang ia jalani selama ini,suapaya kedepannya lebih baik lagi hingga peluang bagi masyarakat yang tidak mampu berobat akan selalu mendapatkan pendapingan penuh dari lembaga kemanusiaan (respek peduli indonesia) yang saat ini hadir dan berada ditengah tengah masyarakat lampung.
Selain itu juga bang fadli berharap dirumah sakit yang ada didaerah daerah akan lebih banyak lagi dokter spesialis bedah hingga para pasien tidak perlu lagi dirujuk sampai ke rumah sakit umum atau rumah sakit yang ada diluar daerah lampung.
Dari beberapa pasien juga yang di konfirmasi awak media PelitaNusantara.com memberikan penjelasan bahwa selama mereka (pasien) dalam pendampingan Fadli (lembaga kemanusiaan respek peduli indonesia) para pasien sama sekali tidak mengeluarkan uang sedikitpun selain biaya perobatan atau uang makan dan sewa inap juga semua ditanggung penuh oleh Lembaga kemanusiaan (Respek Peduli) indonesia.
Meski dalam beberapa waktu lalu bang Fadli sempat menjual rumah dan mobil pribadinya demi membantu masyarakat yang saat itu sangat membutuhkan pertolongan “satu detik saja terlambat maka satu nyawa yang akan kita pertaruhkan,”
bang Fadli diachir pemaparannya.
(Isbah Cholib ~PelitaNusantara.com)
