TRENGGALEK – Jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Kampak ke Kecamatan Munjungan, Trenggalek terancam putus total akibat longsor. Saat ini akses masyarakat terganggu untuk roda empat harus bergantian.
Salah seorang Perangkat Desa, Muji Santoso yang akrab disapa Santuk, mengatakan longsor terjadi di Desa Bogoran, Kecamatan Kampak, Kamis (6/10/2022) malam sekitar pukul 20,30 WIB. Timbunan material longsor setinggi 30 meter longsor mengenai dinding rumah warga.
“Betul ada longsor, kejadian sekitar pukul 20.30 WIB. Saat ini akses Kampak-Munjungan tergangu, walupun masih bisa dilewati, namun untuk roda empat harus bergantian” kata Santuk, Jum’at 7/10/2022.
Menurutnya bencana alam tersebut bermula dari tingginya instensitas curah hujan di wilayah Kampak, pada Kamis kemarin mulai pagi sampai sore. Kondisi tersebut membuat tebing dan tembok penahan badan jalan menjadi labil dan ambrol. Terlebih kondisi tembok penahan jalan tersebut sudah cukup lama dibangun.
“Itu dibangun ya bersamaan akses jalan Kampak-Munjungan dibuka, lama sekitar tahun 1978,”jelasnya
Untuk sementara material longsor, warga sekitar belum berani membersihkan. Menunggu dari pihak terkait Karena takutnya jika material yang dibawah diambil akan terjadi longsor susulan.
“Takutnya jika material yang menimpa diding rumah itu diambil justru retakan di badan jalan ikut longsor dan jalan bisa putus total,” kata Santuk.
Kami mewakili warga Kampak, Bogoran berharap segera ada penanganan dari pihak terkait agar segera ada solusi, dan semua bisa aman, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Pihaknya mengaku telah melaporkan kejadian itu ke BPBD maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Trenggalek agar dilakukan proses pembersihan dan utamanya segera dibangun karena ini adalah akses satu-satunya Kampak-Munjungan.

“Perkiraan untuk menjaga agar tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan jalur harus buka tutup,” ujarnya.
Paimin Warga RT 06/94 Dusun Krajan, Desa Bogoran, Kampak, Trenggalek, membenarkan bahwa yang tertimpa longsoran rumahnya.
” Semalam saat Saya mau tidur tiba-tiba terdengar swara gemuruh dalam sekejap sudah kayak horek ternyata longsor dari jalan atas rumah,”ungkapnya.
Karena swara itu sangat kencang maka seluruh warga sekitar semua datang dan juga dari pihak Kepolisian,Koramil, dan Kecamatan langsung kelokasi dan memberi pita pengaman dijalan itu.
“Saya berharap segera ditangani agar tidak terjadi longsor susulan, karena jalan diatas itu retakanya mulai melebar jika kena hujan resikonya ya longsor lagi,”jelasnya.
Sampai berita ini diturunkan material belum tersentuh, masih menunggu pihak terkait yang memiliki keahlian takut terjadi longsor susulan yang berdampak putusnya akses Kampak-Munjungan.
(MJ Pelita Nusantara)
