PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Duta Besar Australia.

Kefaspelita
IMG 20220913 WA0347

YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah terima kunjungan Duta Besar Australia Penny Williams, bertempat di Kantor Pusat Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (13/9/2022).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, menyampaikan bahwa kunjungan ini meliputi beberapa hal :

Pertama,Muhammadiyah dan Dubes Australia sudah bersambung relasi yang baik sejak tahun 2000 silam, dan kali ini Dubes baru hadir untuk silaturahmi secara official.

Kedua, membuka peningkatan kerja sama yang sudah berlangsung selama ini, baik dengan ‘Aisyiyah,Muhammadiyah dan seluruh elemen Persyarikatan dalam berbagai program.

Dibidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan perempuan, dan hal ini akan ditingkatkan lagi sehingga program itu makin diperluas.

Ketiga, bertukar pandangan tentang berbagai persoalan.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, mengatakan persoalan seputar kekerasan, radikalisme, tetapi dengan perspektif yang kita sama – sama melihat persoalan itu secara inti atau lebih secara mendalam, dan karena Dubes Australia yang sekarang ini juga pendekatan antropologinya bagus dan memahami Indonesia dari pengalamanya.

Jadi kita berdiskusi tentang persoalan persoalan agama itu secara lebih mendalam tidak parsial , jadi ini hal yang sangat positif kemudian juga berikutnya yang akan kita tingkatkan yaitu untuk program beasiswa dan lain sebagainya.ujarnya

Haedar Nashir juga menyampaikan tentang Muhammadiyah Australia College di Melbourne.

Ya kita terimakasih kepada Kedutaan Besar Australia yang telah memberi izin dan dukungan penuh kepada program itu, dan kami sampaikan bahwa Australia sebagai negara tetangga yang selain dekat juga punya hubungan baik dengan Indonesia , kita ingin ajak kesaling pahaman juga kerja sama yang lebih luas lagi.

Menurut Haedar, Australia termasuk negara maju yang bisa berkolaborasi untuk pengembangan pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, yang tentu satu sama lain saling memberikan perspektif yang lebih maju , sejalan dengan pandangan Muhammadiyah akan Islam yang berkemajuan.

Kami juga menyampaikan tentang kondisi Muhammadiyah dengan seluruh geraknya dan tadi terakhir kita memberi symbol syal Muktamar Muhammadiyah ‘Aisyiyah ke 48 kepada Ibu Dubes sebagai kenang-kenangan, pungkasnya (Ome)