Raker Pansus IV DPRD Soroti Capaian Target PUPR: Kondisi Jalan Mantab dan Jaringan Irigasi dalam Kondisi Baik

IMG 20220420 WA0155

TRENGGALEK – Rapat Kerja Panitia Khusus IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Trenggalek kembali bahas Laporan Keterangan Pertangungjawaban Bupati tahun anggaran 2021.

Adapun agenda Raker Pansus IV hari ini, hadir beberapa Organisasi Perangkat Daerah terkait, yang menyampaikan beberapa hal menyangkut LKPJ Bupati tahun 2021, utamanya terkait dengan capaian yang memenuhi target dan yang belum memenuhi target.

“Sampai sejauh ini dalam pembahasan LKPJ Bupati tahun 2021 bersama OPD terkait masih ada capain target yang tidak sesusai kondisi riel dilapangan,” terang Sukarodin Ketua Pansus IV, usai rapat kepada awak media di ruang aula pertemuan DPRD, Rabu 20/4/2022.


Sukarodin Politisi PKB yang juga sebagai ketua Pansus IV menjelaskan, dalam agenda rapat bersama OPD terkait hari ini, Pansus mendiaknosa ada 7 indikator yang tujuhanya gagal dari LKPJ tersebut.

“Sedang dari 7 tujuhan yang gagal itu setelah pansus breakdown (rinci)  ada 18 indikator yang targetnya tidak tercapai alias gagal,” terang Sukarodin.

Menyikapi dengan gagalnya tujuhan dan tidak tercapinya target, Politisi PKB itu menjelaskan, tentunya dari itu semua pelaksana kan Eksekutif artinya Eksekutiflah yang tau apa penyebabnya dari 7 tujuhan itu gagal dan 18 tidak terpenuhi targetnya.

“Dalam rapat tadi sudah disampaikan beberapa alasan oleh OPD masing masing kenapa itu semua gagal dan tidak tercapai targetnya, tentu langkah selanjutnya Pansus akan menyusun rekomendasi dari hasil rapat hari ini,” jelas Sukarodin.

Politisi PKB sosok pria berkumis tebal, menyapaikan, dimana dalan raker hari ini pansus menemukan kejanggalan atas indikator capaian target dari Dinas PUPR.

“Indikator tersebut terkait, Kwalitas Jalan Kabupaten dalam Kondisi Mantab dan Berkesalamatan: target 75. realisasi 73,03 sedang capaian 97,38%. Sedang untuk indikator Kwalitas Jaringan Irigasi dalam Kondisi Baik: target 55 realisasi 54,97 sedang capaian 99,95%,”ungkapnya

Dari indikator target capaian diatas jika kita bandingkan dengan kondisi riel dilapangan sangatlah tidak sesuai, bagaimana Jalan dikota Trenggalek saat ini kita semua tahu dan bagaimana kondisi jaringan irigasi saat ini dilapangan, masyarakat semua paham.

Berati targenya tahun kemarin terlalu rendah, untuk itu tahun ini targetnya harus dinaikan. Sedang capaianya untuk tahun 2021 yang mendekati sempurana, sedang kondisinya tidak sesuai dengan kondisi dilapangan tentunya juga menjadikan satu pertanyaan.

“Capaian hampir sempurna kok kenyataan dilapangan kayak gitu,” kata Sukarodin.

Sedang untuk Dinas Perinaker, Indikator Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja: target 76,7 realisasi 72,36 sedang capaian 94,34% ini adalah hal yang wajar, kendati demikian ada hal untuk tahun berikutnya yang harus menjadi perhatian khusus bagi Perinaker.

“Mengingat Bupati menargetkan untuk tumbuhnya 5000 pengusaha wanita. Belum yang laki laki, mengaca dari situ tentu ada tugas berat yang harus diemban untuk bisa mencapai target tersebut bagi Perinaker,” tandas Sukarodin.

(mj pelitanusantara.com).