Ajang Festival Tarung Beduk & Sholalohuk 

IMG 20220419 WA0187

TRENGGALEK – Gerakan Pemuda Ansor Ranting Desa Karangrejo, Kecamatam Kampak, Kabupaten Trenggalek gelar festival tarung Beduk&Sholalohuk bertempat di Masjid As-Salaam, Selasa 19/4/2022.

Beduk&Sholalohuk merupakan satu kesatuan Sholawat yang tak terpisahkan dalam budaya atau cirikas dari warga Nahdatul Ulama (NU) yang selalu dilantunkan usai Sholat Tarawih.

Ketua Panitia penyelengara ajang festival tarung Beduk & Sholalohuk yang sekaligus ketua Ketua Ansor Sumaji menjelaskan, rangkaian Sholawat tarung Beduk & Sholalohuk yang merupakan ciri dari warga muslim Nandhiyin ini selalu dijadikan agenda tahunan setiap bulan suci ramadhan dikandung maksud, “untuk melestarikan tradisi budaya Sholawat Sholalohuk dikalangan warga NU sekaligus sebagai bagian ukuwah dan menjalin shilaturrohim sesama umat di bulan ramadhan,” terangnya.

Terlepas dari sebuah agenda festival semua ini digelar, demi menciptakan rasa cintanya kepada Nabi Muhammad SAW dan sebagai bentuk menumbuhkan kreatifitas para pecinta Sholawat Nabi.

Sholawat Sholalohuk juga merupakan doa terhadap sebuah kedamaian terhadap Negeri tercinta kita semoga dijadikan Negeri yang damai, negeri yang tenteram dan Negeri yang jauh dari kefakiran, Allohumma Robbi ijngal hadza baladan aminan.. Amiin

Ketua panitia menambahkan, Sholawat Sholalohuk yang digelar setiap bulan suci ramadhan itu juga sebagai satu media pembelajaran terhadap generasi muda NU agar tetap melestarikan Sholawat Sholalohuk sebagai bentuk dakwah yang sangat mendalam untuk memahami riwayat Nabi Muhammad Swa.

“Dalam Sholawat Sholalohuk juga di jelaskan Sifat Nabi, Umur Nabi tentang kebesaran dan kelebihan Nabi Muhammad Saw,” jelasnya.

“Dalam acara festival tarung Beduk&Sholalohuk ini tetap ada aturan serta mekanisme yang harus dipatui para peserta, kendati demikiyan, juga tidak ada batasan dari lirik dan irama yang dipertontonkan agar menjadi daya tarik tersendiri serta memikat pendegar para penonton dan dewan juri untuk mendapatkan penilaian yang terbaik”.

Dalam festival tarung Beduk&Sholalohuk yang digelar malam ini diikuti beberapa grup Sholawat dari bergai daerah, ada 10 (sepuluh) peserta grup Sholawat yang ikut ajang festival tarung Beduk&Sholalohuk malam ini, tentunya dari masing masing grup akan menampilkan perfrom terbaiknya demi mencuri perhatiyan penonton dan Dewan Juri kususnya.

Salah satu peserta tarung Beduk&Sholalohuk dari grup Sholawat Aas-salam, Jarwanto sang komandan Sholawat kepada awak media pelitanusantara menuturkan, kami bersama team Sholawat As-salaam ikut ajang festival tarung Bedok&Sholalohuk ini semata mata bentuk perwujudan rasa cinta kami terhadap Nabi Muhammad Saw.

“Adapun tentang bagian dari aksi kreatifitas grup Sholawat Aas-salam dalam bersholalohuk merupakan perwujud dari aksi para warga yang cinta bersholawat kepada Baginda Rosulilah,” terangnya.

Saat berbicara target dalam festival tarung Beduk&Sholalohuk, sang juru bicara grup sekaligus sebagai vokalisnya Sholawat Aas-salam memaparkan, dalam ikut ajang festival tarung beduk&sholalohuk ini kami dan rekan-rekan team sejak awal sudah sepakat untuk tidak berpikir juara.

“Tetapi kami akan menunjukkan yang terbaik dalam bersholalohuk, itu yang kami targetkan. Soal apapun hasilnya, InsyaAlloh jika kita gemar bersholawat itu pasti akan ada hasilnya, walaupun hasil atau nilainya tidak akan bisa terlihat dan terbaca oleh siapapun saat ini, tetapi niscaya catatan itu tidak akan terhapuskan sampai kelak diakhirat,” tandasnya.

(mj pelitanusantara.com)