ANTISIPASI KELANGKAAN MINYAK GORENG, PERSONEL POLSEK MUNJUL PANTAU PEREDARAN MINYAK GORENG DI PASAR MUNJUL

IMG 20220322 WA0041

Pandeglang – Menyikapi perkembangan situasi sulitnya warga masyarakat dalam membeli kebutuhan minyak goreng yang saat ini terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, jajaran personel Polsek Munjul Polres Pandeglang Polda Banten, lakukan pengecekan ke para pedagang toko sembako yang berada di Pasar Munjul. Selasa (23/03/2022).

Kapolres Pandeglang Polda Banten AKBP Belny Warlansyah, S.Ik, SH, yang saat ini diwakili oleh Kapolsek Munjul Polres Pandeglang Polda Banten AKP Muhamad Sudrajat di tempat terpisah menjelaskan bahwa dalam menindaklanjuti perintah pimpinan terkait monitoring ketersediaan minyak goreng di pasar dan toko sembako yang berada di wilayah hukum Polsek Munjul, langsung memerintahkan Kanit Intel Aipda Usep Sugandi, SH untuk melakukan Pengecekan pasar dengan melakukan survey secara langsung di lapangan.

Dengan mengambil lokasi di Pasar Munjul, Desa Munjul, Selasa (22/03), Kanit Intel melakukan komunikasi dan dialogis bersama para pedagang toko sembako di pasar Munjul tersebut, diperoleh keterangan bahwa untuk ketersediaan minyak goreng masih cukup tersedia meski terbilang harganya tidak sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dari hasil di pemantauan di lapangan bahwa untuk ketersediaan sembako jenis minyak goreng, untuk harga minyak goreng kemasan dijual sampai harga Rp 24.000,- /liter, sedangkan untuk minyak goreng curah dijual sampai harga Rp 14.000,-/liter, dengan patokan harga yang terbilang mahal tersebut, sehingga membuat daya beli warga masyarakat jadi berkurang, “Imbuhnya

Kapolsek Munjul Polres Pandeglang Polda Banten, berharap kepada pelaku usaha baik di Pasar Munjul maupun toko sembako untuk tidak menimbun stok minyak goreng dagangannya agar bisa segera dimanfaatkan oleh para pembeli/warga masyarakat yang membutuhkannya, sehingga kelangkaan minyak goreng tidak terjadi di wilayah Kecamatan Munjul, “Tegasnya.
( Nena )