AWDI DUKUNG BNSP MELAKSANAKAN SERTIFIKASI PROFESI WARTAWAN MELALUI LSP PERS INDONESIA

Kefaspelita
IMG 20220205 WA0029
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

 

Jakarta – Sehubungan beberapa waktu yang lalu BNSP melalui LSP Pers Indonesia mengelar kegiatan Sertifikasi Profesi Wartawan, dan Ketum AWDI Iwan Pane pun angkat Bicara bahwa baru pertama kalinya Wartawan Indonesia resmi disertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) lewat Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia yang dimana  sejarah baru akhirnya tercipta di Indonesia, khususnya di bidang pers ” Sabtu 5 Pebruari 22

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Dan Komisioner BNSP Henny Widyaningsih yang menjadi Ketua Tim Witness dan telah menyampaikan tentang hasil rapat pleno BNSP yang sudah menyetujui pemberian lisensi kepada LSP Pers Indonesia.

Dan Iwan Pane berpendapat Ini merupakan sertifikasi profesi wartawan pertama di Indonesia yang diakui atau dilaksanakan oleh Negara melalui LSP Pers Indonesia,” Katanya

Lebih lanjut Ketua Umum AWDI Iwan Setiawan Pane.SE menjelaskan ” kami AWDI sangat mendukung dan mengapresiasi atas sertifikasi profesi wartawan pertama di Indonesia yang diakui atau dilaksanakan oleh negara melalui LSP Pers Indonesia,.

Menurutnya hal ini tentunya membantu wartawan mensertifikatkan kompetensinya. Bukan membuat ujian layaknya orang baru belajar jadi wartawan keahlian dan pengalaman wartawan itulah yang akan di sertifikatkan dengan alat ukur standar kompetensi kerja khusus wartawan yang sudah disahkan pemerintah,

Perlu diketahui seorang wartawan, dapat diasumsikan bahwa dia sangat tahu dan paham terkait sertifikasi kompetensi terhadap setiap keahlian yang harus diperoleh seseorang melalui mekanisme LSP yang dilisensi oleh BNSP.

Dan menurut Iwan Pane Sertifikat kompetensi ini cukup valid dan pas untuk menjadi analogi terhadap kompetensi kewartawanan, yang dikeluarkan dan diperoleh melalui proses BNSP, bukan dewan pers, “Yang penting dari proses ini adalah wartawan diuji kompetensinya bukan ujian test seperti orang ujian sekolah. Seorang wartawan pengalaman yang mengaku kompeten harus dibuktikan dengan sertifikat ” Tutupnya. (TEAM )