IMG 20200805 WA0016

Kota Bekasi, Pelita Nusantara.Com|Monitoring wakil Ketua DPW JAWA BARAT LSM GEMPITA Nena Muniroh diwilayah RW 021 Kel Jakasampurna Kec Bekasi Barat Bansos dari Presiden RI dan Kemensos RI yang turun langsung ke wilayah 021 setelah mengikuti presedur pemerintah pusat ke pemerintah daerah kota Bekasi berjalan dengan lancar sesuai aturan yang ada dan masyarakat sangat berterima kasih kepada Pemerintah pusat dan pemerintah daerah kota Bekasi dalam mengatasi perekonomian yang terdampak Covid 19 sangat membantu meringankan beban hidup masyarat sehari-harinya dengan adanya bantuan sembako seperti beras,minyak, mie instan, sarden ,kecap dan saos. Pemerintah merencanakan masih akan memberikan bansos kepada masyarakat terdampak selama wabah covid-19 ini. Menteri Keuangan RI, dalam keterangannya kepada pers diberbagai pemberitaan menyatakan bahkan dimungkinkan selama tahun 2020, Pemerintah masih akan memberikan bansos kepada warga terdampak covid-19. Anggaran yang dialokasikan untuk penanganan wabah virus corona berkisar sekitar Rp. 677,2 triliun, yang dibagi dalam berbagai kebutuhan penanganan, seperti untuk penanganan Medis, APD dan lain sebagainya termasuk pemberian bantuan sosial (bansos). Pada saat ini, penyaluran Bansos tahap 1(satu) telah disalurkan dengan segala kekurangannya dan masih akan terus disalurkan Bansos tahap -tahap selanjutnya. Bansos dari Presiden RI dan Kemensos RI Tahap ke 7 hari Selasa 4 Agustus 2020 di Sekretariat RW 021 Kel Jakasampurna Kec Bekasi Barat kota Bekasi yang dipimpin langsung oleh ketua RW Sulaeman MY dan para Ketua RT nya yg terdiri dari 6 RT beserta kader – kader PKK nya ikut serta dalam kepanitiaan pembagian sembako terdampak Covid 19 berjalan dengan lancar sesuai data yang ada untuk masyarakat yang berhak menerimanya dari awal tahap yang pertama sampai sekarang sudah tahap ke 7, ” ujar wakil Ketua DPW LSM GEMPITA Jawa Barat Nena Muniroh.

Pembagian sembako dimulai jam 08:00 wib sampai jam 13:00 wib di sekretariat RW 021 Sulaeman MY , berjalan dengan lancar diperbantukan oleh para ke enam RT nya . Jam istirahat pembagian sembako terdampak Covid 19 disertai makan siang bersama, disela-sela jam istirahat ketua RW 021 Sulaeman MY diwawancarai oleh wartawati media ini, ” Kami semua bekerja keras bersama para ketua-ketua RT kami juga kader-kader PKK dari pertama pembagian sembako terdampak Covid 19, sampai kami semua tidak sempat tidur karena mengurus kedatangan sembako untuk warga kami, kami bener-benar berjuang untuk warga kami supaya bisa mengurangi beban masyarakat dalam kehidupannya sehari-hari. Saya selalu menghimbau kepada ketua keenam RT saya agar tetap mematuhi peraturan pemerintah pusat dan daerah mengikuti Protokoler Covid 19, tetap menjaga jarak , memakai masker dan selalu mencuci tangan agar kita bisa memutus mata rantai wabah Covid 19. Alhamdulillah semua warga RW 021 mematuhi semua anjuran kami yang selalu mematuhi aturan pemerintah. Data Warga yang berhak menerima sembako terdampak Covid 19 masih tetap sama dari awal pembagian sembako sampai kini pembagian sembako tahap ke 7, Meski lelah dan ‘babak belur’ sampai diprotes warga, dia mengaku ikhlas. Perannya sebagai Ketua RW sangat dibutuhkan saat ini untuk memperjuangkan hak warga yang tidak mampu secara ekonomi, walau sebatas bansos sembako.

“Prinsip kemanusiaan yang selalu saya utamakan. Dikomplain sudah biasalah, namanya urusan perut. Saya cuma yakinkan ke mereka kalau saya serius ingin membantu,” ucap Sulaeman MY ketua RW 021 . ( NENA /Pelitanusantara.com)