KASIH BAGI YANG DIURAPINYA

Palicardo
IMG 20211103

Pelitanusantara.com | Suara Kebenaran Injil Hari Ini|1 Samuel 24:6, lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: “Dijauhkan TUHANlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN.
*KASIH BAGI YANG DIURAPINYA*
Daud, si ‘pelarian’, dikontraskan dengan Saul, sang raja. Sang raja menggebu-gebu untuk membasmi ‘musuh’. Ia dikendalikan oleh ketakutan dan kekuatiran yang tidak rasional. Padahal tak satupun tindakan Daud yang dapat dijadikan petunjuk bahwa ia berniat memberontak. Saul bertindak bukan dalam hikmat dan kecerdasan yang seharusnya dimiliki seorang pemimpin.
Di pihak lain, walau tertindas bahkan terjepit, Daud tidak kehilangan kepekaan akan pimpinan Tuhan. Walau ada kesempatan untuk membunuh Saul, Daud tidak memanfaatkan saat itu. Mengapa? Daud tahu bahwa Saul adalah raja yang diurapi Tuhan (1 Samuel 24:7). Ia tidak merasa mempunyai hak atas nyawa Saul, walaupun Saul begitu membenci dia. Daud tidak menganggap Saul sebagai musuhnya. Daud tidak mau main hakim sendiri karena sadar bahwa hanya Tuhan yang berhak untuk menghakimi dan menghukum orang yang bersalah (1 Samuel 24:13). Hanya Tuhan yang adil dan memiliki pertimbang-an yang menyeluruh.
Bila kita berada dalam posisi seperti Daud dan menerima perlakuan seperti yang Daud alami, direndahkan, dianggap tak becus, bahkan difitnah, tak perlu dendam dan main hakim sendiri. Ingatlah bahwa pelayanan yang kita kerjakan berasal dari Tuhan dan bagi kemuliaan Dia. Maka yang penting kita lakukan adalah mengerjakan pelayanan dengan setia. Haleluyah, amen. Pst.harts