30 juta UMKM Nasional belum tersentuh pembiayaan formal

Kefaspelita
Ilustrasi Wirausaha UMKM(1)
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Bali,Pelitanusantara.com Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih mengatakan ada 30 juta UMKM secara nasional yang diketahui belum tersentuh bantuan pembiayaan secara formal. Ia meminta BRI sebagai agen pembangunan pemberdayaan UMKM, dapat bertanggung jawab membuat UMKM-UMKM naik tingkat.

“Seperti yang kita tahu bahwa ada 30 juta UMKM yang secara nasional masih belum tersentuh pembiayaan secara formal sehingga dengan sinergi yang akan semakin memperkuat peran kita semua dalam membantu UMKM-UMKM ini untuk bisa melanjutkan aktivitasnya dengan baik tanpa dibebani dengan suku bunga yang tinggi,” ungkapnya dalam acara Jumpa UKM Muda Bali, Sosialisasi Ultra Mikro di Denpasar, Bali, Sabtu (5/6/2021).

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Politisi yang akrab disapa Demer ini menuturkan bahwa dari sisi pemerintah, anggaran untuk dukungan UMKM diberikan melalui enam stimulus yakni melalui subsidi bunga UMKM, bantuan produksi di usaha mikro, subsidi imbal jasa penjaminan (IJP), penempatan dana pada bank umum, insentif pajak serta restrukturisasi kredit.

“Agar tercipta ekosistem kondusif dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh pelaku mikro dan ultra mikro. Ini harus simultan antara kesehatan dan juga ekonominya. UMKM diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang sedang terpuruk ini,” ujar Politisi Senior Golkar itu.

Dirinya menginisiasi acara tersebut agar sinergi dan kolaborasi terjalin dengan baik antar pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas bahkan media dan financial institution. Dalam acara tersebut hadir sebagai pembicara Nuril Islamiah (Pimpinan Kanwil VII PT. Pegadaian (Persero), Rudy Andimono (CEO Regional BRI Bali Nusra) dan Jimy Firmansyah (GM PT. PNM Bali (Romo Kefas)