200 Pengusaha Kalbar Galang Dana untuk Beli 16.000 Rapid Test Covid-19

Kefaspelita
5e70dc99d08f4
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

PONTIANAK,Pelitanusantara.com – Dalam beberapa hari ini penderita  Covid-19 di Indonesia terus meningkat jumlahnya. Tak terkecuali di Kalimantan Barat. Kondisi ini direspons sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kalimantan Barat dengan menggalang dana untuk membantu pemerintah daerah dalam menangani penyebaran virus corona. “Jumlah donatur yang ada saat ini ada 200 lebih. Ada atas nama pribadi, ada pakai nama perusahaan dan grup,” kata Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kalimantan Barat, Santyoso Tio saat dihubungi, Rabu (25/3/2020).

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Menurut Santyoso, Kadin Kalbar telah membentuk Tim Pengusaha Kalbar Peduli yang dikomandani Ketua Penasehat Kadin Kalbar, Arie Candra. Namun, Santyoso enggan menyebut berapa jumlah donasi yang sudah terkumpul saat ini. Dia hanya mengatakan telah memesan sebanyak 16.000 rapid test yang akan dikirim dalam 2 tahap.

Tahap pertama 6.000 rapid test yang akan tiba dalam waktu dekat. Kemudian 10.000 sisanya pertengahan April nanti. “Saat rapid test-nya sampai, akan kita serahkan 6.000 kepada Pemprov Kalbar dan 10.000 seluruh pemerintah kabupaten,” ujar Santyoso.

Selain itu, mereka juga akan memesankan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis,  masker, hand sanitizer, dan tempat cuci tangan untuk masyarakat umum. “Untuk pelaksanaannya nanti tentu akan melibatkan pemerintah daerah serta lembaga terkait di Kalbar dan kabupaten-kabupaten,” ucap Santyoso. Menurut dia, ini merupakan upaya untuk membantu Pemprov Kalbar dalam penanganan penyebaran virus corona. Dia juga mengapresiasi Gubernur Kalbar Sutarmidji, karena telah mengamini langkah galang dana tersebut. “Kita serahkan bantuan tidak uang tunai, tapi langsung dalam bentuk barang yakni alat kesehatan untuk penanganan pandemi ini,” ucap Santyoso.

Dia juga mengajak seluruh pengusaha lain di Kalbar, untuk bahu membahu menangani masalah ini. Karena kondisi sekarang ini sudah sangat memprihatinkan. Dia menegaskan, pengusaha di Kalbar harus mewujudkan kepedulian, melalui perbuatan nyata. “Masyarakat perlu masker, sedangkan tenaga medis perlu pakaian pengaman untuk merawat pasien. Ini sedang kita upayakan ke kawan-kawan kita yang ada di luar Kalbar,” ungkap Santyoso ( Kontributor Pelitanusantara.com)