Komisi 1 DPRD Trenggalek Meminta Evaluasi dan Audit Keberadaan lifeguard di Pantai Prigi

Hdevananda
InCollage 20230109

TRENGGALEK – PN NEWS Komisi 1 DPRD Trenggalek meminta dinas pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) untuk melakukan audit terhadap pengadaan Lifeguard (penjaga pantai) di Prigi Watulimo. Hal tersebut dilakukan karena terjadinya insiden yang menewaskan satu wisatawan di Pantai prigi pada 1 Januari 2023 akibat terseret ombak, ungka Alwi Burhanuddin Ketua Komisi 1 DPRD Trenggalek, di ruang rapat. Jumat 6/1/2022.

“Pasalnya, meski sudah ada fasilitas penjaga pantai, kenyataanya masih saja terjadi wisatawan hanyut terseret ombak,”kata Alwi

Ketua Komisi 1 DPRD Trenggalek, melanjutkan dengan adanya tragedi wisatawan tersebut tentunya , harus menjadikan evaluasi dan audit atas keberadaan lifeguard atau penjaga pentai. Terlebih pengadaan lifeguard tersebut juga di biayai menggunakan APBD.

“Meski antara Komisi 1 dengan Disparbud telah melakukan rapat kerja bersama namun belum membuahkan hasil karena minimnya informasi,” terang Alwi

Lebih lanjut Ketua Komisi 1 DPRD Trenggalek, Alwi Burhanudin menyampaikan, Kami sudah pertanyakan banyak hal dengan pihak Disparbud mulai dari imbauan larangan mandi di laut, standardisasi pertugas lifeguard dan standardisasi pihak ketiga penyedia lifeguard.

Namun hasilnya, masih menurut Alwi, lifeguard yang ada di pantai Prigi diketahui merupakan tenaga outsorsing yang dipihak ketigakan. Serta untuk legalitas petugas lifeguard sudah memiliki sertifikasi.

“Namun secara mendetail apakah standart kerja dan operasional sudah sesuai apa belum jawaban ini yang kami harapkan,” terangnya.

Untuk itu Komisi 1 meminta, agar kejadian wisatawan hanyut dikemudian hari tidak terjadi lagi diwisata Trenggalek diharapkan Dinas terkait segera lakukan audit dan evaluasi. Mulai dari dokumen kontrak antara dinas dan pihak ketiga seperti apa, termasuk menyakut kompetensi lifeguard yang selama ini digunakan.

“Hal tersebut dimaksudkan agar tidak lagi ada kesalahan dalam proses pelaksanaan, dan citra wisata trenggalek tetap terjaga,” pungkasnya.
(MJ Pelita Nusantara)