TRENGGALEK – Menjelang Lebaran Terminal Tipe A Surodakan Trenggalek masih belum ada tanda tanda adanya lonjakan penumpang, masih sepi seperti hari hari biasa, Sabtu 23/4/2022 saat awak media pelitanusantara.com berkunjung kelokasi terminal.
Bagiyo Mondor PO Harapan Jaya saat pelitanusantara temui disela sela kesibukan, menuturkan sudah cukup lama terminal Trenggalek sepi seperti ini ya hampir 2 tahun lebih.
Adapun saat disingung soal Kapan mulai sepinya terminal Bus Surodakan Trenggalek Bagiyo dengan tulusnya menjelaskan ya utama sejak, “jalur bus dari arah Tulungagung dirubah satu arah Terminal jadi sepi kayak gini,” jelasnya.
Sejak kapan itu terjadi tanya pelitanusantara, Bagiyo Mandor Harapan Jaya sambil melangkah meningalkan awak media menjawab sejak, “Ngampon Bendo diperbaiki aspalnya,” tegasnya.
Disingung soal harapan, Bagiyo memohon pihak pemerintah daerah mengambil sikap agar masyarakat tidak dirugikan, karena dengan ngampon bendo tidak bisa dilalui jalur bus banyak yang dirugikan.
Disisi lain pedagang didalam terminal Bus Trenggalek Rodiyah juga mengeluh atas sepinya Terminal Bus saat ini.
Rodiyah sang pedagang Jajanan diarea ruko terminal menyampaikan semenjak, “bus dari luar kota dan masuk kota satu jalur terminal jadi sepi jualan juga sepi, kadang sehari hanya ada 3 sampai 5 pembeli itu biasa sekarang,” terangnya

Saat ditanya kenapa kok satu jalur saat ini, Sang Ibu pedagang itu dengan sigapnya menjawab, “yang karena jalur bendo terminal bus ditutup, aspalnya tidak boleh dilewati bus karena mengelupas,” jelasnya.
Adapun dengan satu arahnya bus yang masuk dan keluar kota akirnya para penupang banyak yang turun di jalan jalan alternatip tidak mau masuk terminal sehingga berdampak, lesunya perekonomian diseputar terminal bus Trenggalek.

Kepala Terminal Tipe A Trenggalek dari pihak kementerian Oni Suryanto membenarka keterangan dari Mandor PO harapan dan Ibu pedagang atas sepinya Terminal bus Trenggalek.
Oni Suryanto menjelaskan pengaruh sepinya terminal yang berdampak terhadap beberapa pihak, Pedagang sepi, warung sepi, tukang becak, ojek juga sepi ini sebenarnya muara awalnya ya dampak dari jalan Ngampon Bendo.
“Ngampon Bendo itu sangat banyak pengaruhnya terhadap perekonomian Trenggalek, coba berapa orang yang turun pendapatanya khususnya diseputar terminal ini belum yang lain, sedang perbandingan 2dibanding10 (2 saat sekarang 10 saat sebelum ngampon bendo tutup,” ungkapnya.

Munculnya Terminal bayangan yang ada di Jarakan itu semua karena dampak dari jalur bus keluar masuk satu arah, tentu hal seperti itu juga harus jadi perhatiyan semua pihak, selain terminal bayangan itu juga ada didekat lampu merah, dekat sekolah tentu juga memicu faktor kemacetan.
“Jadi dampak Ngampon Bendo itu cukup banyak terhadap Trenggalek, baik dari sisi lalulintas juga tergangu yang tidak kalah pentingnya ngampon bendo berdampak terhadap lesunya ekonomi, “tandasnya.
(mj pelitanusantara.com)
